Selasa, 26 Juni 2012

Kemenangan Sementara untuk Obama

Kemenangan Sementara untuk Obama Fajar Nugraha Selasa, 26 Juni 2012 14:13 wib Presiden Barack Obama (Foto: AP) WASHINGTON - Mahkamah Agung Amerika Serikat (AS) secara resmi menyerahkan kemenangan sementara Pemerintahan Presiden Barack Obama, mengenai aturan imigrasi baru. Mahkamah Agung menilai aturan itu tidak bertentangan dengan Undang-Undang Imigrasi yang dikeluarkan wilayah Arizona. Lewat keputusan 5 berbanding 3, pihak pengadilan menolak ayat kontroversial di dalam UU Imigrasi Arizona tersebut. Mereka menolak larangan bagi imigran ilegal untuk bekerja. Aturan ini juga menilai registrasi terpisah yang diharuskan dilakukan oleh imigran. Pihak pengadilan menolak penangkapan terhadap para imigran gelap yang dicurigai melakukan tindak kejahatan, tanpa ada surat perintah penangkapan. Tetapi keputusan pengadilan mengharuskan setiap imigran ini memiliki surat-surat resmi yang sudah diterapkan sejak 2010. "Ada ketidakpastian mengenai aturan (UU Imigrasi) itu dan bagaimana cara penegakkannya. Keputusan yang sudah dikeluarkan tidak mengisyaratkan tentangan terhadap aturan tersebut setelah disahkan," ujar Hakim Anthony Kennedy, seperti dikutip Associated Press, Selasa (26/6/2012). Secara keseluruhan, keputusan pengadilan ini membuktikan bahwa pemerintah pusat memiliki kekuasaan signifikan untuk mengatur imigrasi. Tetapi Pemerintahan Obama menyadari rasa frustrasi yang dihadapi wilayah Arizona, yang disebabkan oleh imigran gelap. Aturan Arizona SB 1070 ditujukkan agar imigran ilegal di Arizona menjalani kehidupan yang lebih sulit dan memaksa mereka tinggal dari wilayah itu secara sukarela. Arizona bahkan mempertahankan perbatasannya, meskipun seperti dikuasai oleh imigran gelap. Tetapi keputusan dari pengadilan ini membawa angin segar kepada Obama. Dirinya mampu mendapatkan dukungan dari para imigran dan menjadi modal untuk memenangkan Pemilu Presiden AS 2012. Sebagian besar imigran diketahui berasal dari komunitas Hispanik. Komunitas yang menjadi minoritas inilah yang diincar Obama untuk membantu kemenangannya dalam pemilu. (faj)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar